<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ReAd MorE KnoW MoRe &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://yuli88.wordpress.com/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuli88.wordpress.com</link>
	<description>Kenali duniamu lebih dalam</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Nov 2009 15:56:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='yuli88.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/834bbf3a4696d887edc4fd816d42f51f?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ReAd MorE KnoW MoRe &#187; Kesehatan</title>
		<link>http://yuli88.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yuli88.wordpress.com/osd.xml" title="ReAd MorE KnoW MoRe" />
		<item>
		<title>Tahap Perkembangan dalam Minggu-Minggu Kehamilan</title>
		<link>http://yuli88.wordpress.com/2009/11/12/76/</link>
		<comments>http://yuli88.wordpress.com/2009/11/12/76/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 08:02:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[minggu-minggu kehamilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuli88.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya. Dalam kehamilan dapat terjadi banyak gestasi (misalnya, dalam kasus kembar, atau triplet).
Latar Belakang
Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan manusia di dalamnya disebut embrio [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=76&subd=yuli88&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Kehamilan</strong> adalah masa di mana seorang <a title="Wanita" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wanita">wanita</a> membawa <a title="Embrio" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Embrio">embrio</a> atau <a title="Fetus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fetus">fetus</a> di dalam tubuhnya. Dalam kehamilan dapat terjadi banyak <a title="Gestasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gestasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">gestasi</a> (misalnya, dalam kasus <a title="Kembar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kembar">kembar</a>, atau <a title="Triplet (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Triplet&amp;action=edit&amp;redlink=1">triplet</a>).</p>
<p><strong>Latar Belakang</strong></p>
<p>Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu <a title="Menstruasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menstruasi">menstruasi</a> terakhir dan <a title="Kelahiran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelahiran">kelahiran</a> (38 minggu dari <a title="Pembuahan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembuahan">pembuahan</a>). Istilah medis untuk wanita hamil adalah <em>gravida</em>, sedangkan manusia di dalamnya disebut <a title="Embrio" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Embrio">embrio</a> (minggu-minggu awal) dan kemudian <a title="Janin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Janin">janin</a> (sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut <em>primigravida</em> atau <em>gravida 1</em>. Seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai <em>gravida 0</em>.</p>
<p>Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjadi tiga periode <a title="Triwulan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Triwulan&amp;action=edit&amp;redlink=1">triwulan</a>, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin. Triwulan pertama membawa risiko tertinggi <a title="Keguguran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keguguran">keguguran</a> (kematian alami embrio atau janin), sedangkan pada masa triwulan ke-2 perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa. Triwulan ke-3 menandakan awal &#8216;<a title="Viabilitas (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Viabilitas&amp;action=edit&amp;redlink=1">viabilitas</a>&#8216;, yang berarti janin dapat tetap hidup bila terjadi kelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan.</p>
<p>Karena kemungkinan viabilitas janin yang telah berkembang, definisi budaya dan legal dari hidup seringkali menganggap janin dalam triwulan ke-3 adalah sebuah <a title="Pribadi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pribadi">pribadi</a>. Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu <a title="Menstruasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menstruasi">menstruasi</a> terakhir dan <a title="Kelahiran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelahiran">kelahiran</a> (38 minggu dari <a title="Pembuahan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembuahan">pembuahan</a>). Istilah medis untuk wanita hamil adalah <em>gravida</em>, sedangkan manusia di dalamnya disebut <a title="Embrio" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Embrio">embrio</a> (minggu-minggu awal) dan kemudian <a title="Janin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Janin">janin</a> (sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut <em>primigravida</em> atau <em>gravida 1</em>: seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai <em>gravida 0</em>.</p>
<p>Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjadi tiga periode <a title="Triwulan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Triwulan&amp;action=edit&amp;redlink=1">triwulan</a>, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin. Triwulan pertama membawa risiko tertinggi <a title="Keguguran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keguguran">keguguran</a> (kematian alami embrio atau janin), sedangkan pada masa triwulan ke-2 perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa. Triwulan ke-3 menandakan awal &#8216;<a title="Viabilitas (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Viabilitas&amp;action=edit&amp;redlink=1">viabilitas</a>&#8216;, yang berarti janin dapat tetap hidup bila terjadi kelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan.</p>
<p>Karena kemungkinan viabilitas janin yang telah berkembang, definisi budaya dan legal dari hidup seringkali menganggap janin dalam triwulan ke-3 adalah sebuah pribadi hidup yang baru.<span id="more-76"></span></p>
<p><strong>Masa Kehamilan</strong></p>
<p><strong>Triwulan I</strong></p>
<p><strong>Minggu Ke-1</strong></p>
<ul>
<li>Calon Ibu</li>
</ul>
<p>Idealnya calon ibu berada dalam kondisi sehat optimal. Kebiasaan seperti merokok, minum beralkohol dan obat-obatan yang tidak perlu sudah seharusnya dihentikan pada masa ini. Suhu tubuh basal akan sedikit meningkat pada masa <a title="Ovulasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ovulasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">ovulasi</a> dan berkisar antara 36,6 C dan berangsur &#8211; angsur akan meningkat. Konsultasi <a title="Genetik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Genetik">genetik</a> bisa dilakukan dengan dokter kandungan untuk mengetahui apakah adanya riwayat penyakit menurun dalam keluarga seperti <a title="Hemofili (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hemofili&amp;action=edit&amp;redlink=1">hemofili</a>, <a title="Fibrosis kistik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fibrosis_kistik&amp;action=edit&amp;redlink=1">fibrosis kistik</a> atau berbeda tipe golongan darah <a title="Rhesus (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rhesus&amp;action=edit&amp;redlink=1">Rhesus</a>.</p>
<p><strong>Minggu Ke-2</strong></p>
<ul>
<li>Calon Ibu</li>
</ul>
<p>Masa <a title="Fertilisasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fertilisasi">fertilisasi</a> atau pembuahan dimana berjuta-juta <a title="Sperma" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sperma">sperma</a> pasangan akan masuk ke <a title="Vagina" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vagina">vagina</a> dan mencapai <a title="Tuba falopi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tuba_falopi&amp;action=edit&amp;redlink=1">tuba falopi</a>. Beberapa ratus sperma akan menuju sel telur sambil mengeluarkan <a title="Enzim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Enzim">enzim</a> yang membuat salah satu sperma berhasil menembus lapisan pelindung <a title="Sel telur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sel_telur">sel telur</a> yang matang. Pada saat ini terjadi perubahan <a title="Kimiawi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kimiawi">kimiawi</a> yang mencegah sperma lain memasuki sel telur. Tubuh sperma yang berhasil masuk sel telur akan terurai dan inti sel yang membawa kode <a title="Genetik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Genetik">genetik</a> akan menyatu dengan kode genetik sel telur yang telah dibuahi.</p>
<ul>
<li>Janin Bayi</li>
</ul>
<p>Jenis <a title="Kelamin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelamin">kelamin</a> <a title="Bayi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bayi">bayi</a> pada masa ini ditentukan oleh 46 <a title="Kromosom" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kromosom">kromosom</a> yang menyusun <a title="Karakteristik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karakteristik&amp;action=edit&amp;redlink=1">karakteristik</a> <a title="Genetik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Genetik">genetik</a>-nya. Sel sperma dan sel telur membawa kode genetiknya masing-masing. Sel telur hanya memiliki <a title="Kromosom X (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kromosom_X&amp;action=edit&amp;redlink=1">kromosom X</a>, namun sel sperma membawa kromosom X atau Y. Bila sperma yang membuahi sel telur membawa kromosom X maka akan membentuk seorang bayi <a title="Perempuan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perempuan">perempuan</a>. Lain halnya bila yang membuahi sel telur adalah sel sperma yang membawa <a title="Kromosom Y (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kromosom_Y&amp;action=edit&amp;redlink=1">kromosom Y</a>, maka bayi <a title="Laki-laki" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laki-laki">laki-laki</a>-lah yang akan terbentuk. Pada hal ini, calon <a title="Ayah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ayah">ayah</a>-lah yang sebenarnya menentukan jenis kelamin bayi.</p>
<p>Sel telur yang telah dibuahi akan mebelah dua menjadi 2 <a title="Sel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sel">sel</a>, kemudian 4 sel dan kemudian terus membelah sambil bergerak meninggalkan tuba falopi menuju <a title="Rahim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rahim">rahim</a>. Saat ini, dengan perkiraan kasar terdapat 30 sel hasil pembelahan. Kumpulan sel tersebut dinamakan <em><a title="Morula (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Morula&amp;action=edit&amp;redlink=1">morula</a></em>, dari bahasa <a title="Latin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Latin">Latin</a> yang berarti <a title="Anggur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anggur">anggur</a>.</p>
<p><strong>Minggu Ke-3</strong></p>
<ul>
<li>Calon Ibu</li>
</ul>
<p>Kira-kira 7 hari setelah fertilisasi, <em>morula</em> akan tertanam di lapisan dalam rahim (<em><a title="Endometrium" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Endometrium">endometrium</a></em>). Secara formal hal ini dapat dikatakan sebagai suatu kehamilan. Kelompok sel tersebut akan semakin matang dan menjadi <em><a title="Blastokista" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Blastokista">blastokista</a></em>, <a title="Substansi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Substansi&amp;action=edit&amp;redlink=1">substansi</a> yang akan men-<a title="Stimulasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Stimulasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">stimulasi</a> terjadinya perubahan dalam tubuh calon ibu termasuk terhentinya <a title="Siklus (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siklus&amp;action=edit&amp;redlink=1">siklus</a> <a title="Menstruasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menstruasi">menstruasi</a>.</p>
<ul>
<li>Janin Bayi</li>
</ul>
<p>Selama minggu-minggu awal kehamilan, bayi akan berkembang pesat. Setiap hari pasti akan terjadi perubahan besar. Hanya dalam waktu 7 hari, sebuah sel akan menjadi suatu kelompok berisi ratusan sel. Walau secara kasat mata bahkan dengan bantuan <a title="Mikroskop" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mikroskop">mikroskop</a> tetap sulit dilihat, sel-sel ini telah mengatur dirinya sendiri dengan benar. Sebagian membentuk <a title="Embrio" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Embrio">embrio</a>, sedangkan yang lain menjadi <a title="Struktur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Struktur">struktur</a> penyokong yang memberi nutrisi kepada embrio. Bagaimana hal ini terjadi masih menjadi <a title="Misteri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Misteri">misteri</a> bagi para ahli.</p>
<p><strong>Minggu Ke-4</strong></p>
<ul>
<li>Calon Ibu</li>
</ul>
<p>Meskipun kehamilan bisa diketahui sendiri, namun tes darah yang mampu membuktikan kehamilan secara akurat, terutama pada minggu-minggu ini. Hal ini disebabkan adanya <em>blastokista</em> yang akan mengeluarkan sejumlah <a title="Hormon" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hormon">hormon</a> kehamilan (<em>Human Chorionic Gonadotrophin / hCG</em>). Hormon ini dapat terdeteksi dalam darah. <a title="Urin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Urin">Urin</a> juga dapat digunakan untuk men-tes hormon ini, namun hasilnya tidak seakurat tes darah.</p>
<ul>
<li>Janin Bayi</li>
</ul>
<p>Pada minggu ini <em>blastokista</em> yang tadinya berbentuk seperti <a title="Bola" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bola">bola</a> mulai berubah menjadi sebuah embrio. Embrio ini dibedakan menjadi 3 jenis <a title="Lapisan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lapisan&amp;action=edit&amp;redlink=1">lapisan</a> yang nantinya membentuk 3 jenis <a title="Jaringan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan">jaringan</a>, yaitu:</p>
<ol>
<li><em><a title="Endoderm (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Endoderm&amp;action=edit&amp;redlink=1">Endoderm</a></em>: lapisan terdalam yang akan membentuk <a title="Paru-paru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paru-paru">paru-paru</a>, <a title="Hati" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hati">hati</a>, <a title="Sistem pencernaan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pencernaan">sistem pencernaan</a> dan <a title="Pankreas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pankreas">pankreas</a></li>
<li><em><a title="Mesoderm (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mesoderm&amp;action=edit&amp;redlink=1">Mesoderm</a></em>: lapisan tengah yang akan membentuk <a title="Tulang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tulang">tulang</a>, <a title="Otot" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Otot">otot</a>, <a title="Ginjal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ginjal">ginjal</a>, <a title="Pembuluh darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pembuluh_darah">pembuluh darah</a> dan <a title="Jantung" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jantung">jantung</a></li>
<li><em><a title="Ektoderm (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ektoderm&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ektoderm</a></em>: lapisan terluar yang akan membentuk <a title="Kulit" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kulit">kulit</a>, <a title="Rambut" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rambut">rambut</a>, <a title="Lensa mata" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lensa_mata">lensa mata</a>, <a title="Email gigi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Email_gigi&amp;action=edit&amp;redlink=1">email      gigi</a> dan <a title="Sistem saraf" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_saraf">sistem saraf</a></li>
</ol>
<p>Keseluruhan <a title="Sel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sel">sel</a> dalam setiap jaringan akan bergerak mengelilingi untuk menuju tempat masing-masing dan bentuk bakal kepala embrio akan meruncing seperti tetesan <a title="Air mata" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air_mata">air mata</a>.</p>
<p><strong>Minggu Ke-5</strong></p>
<ul>
<li>Calon Ibu</li>
</ul>
<p>Tanda utama kehamilan adalah tidak <a title="Menstruasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menstruasi">menstruasi</a> sekitar 2-3 minggu setelah <a title="Konsepsi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsepsi&amp;action=edit&amp;redlink=1">konsepsi</a>. Namun ketiadaan menstruasi (<em>amenore</em>) ini bisa juga disebabkan oleh hal-hal lain. Untuk memastikan perlu dilakukan tes urin sehingga dokter dapat menaksir perkiraan hari <a title="Persalinan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persalinan&amp;action=edit&amp;redlink=1">persalinan</a> dihitung semenjak hari pertama siklus menstruasi terakhir.</p>
<p>Kehamilan biasanya terbagi dalam periode, yang dikenal sebagai triwulan, yaitu:</p>
<ol>
<li>Triwulan I : berlangsung hingga minggu kehamilan      ke-13. Pada masa ini terjadi perkembangan <a title="Janin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Janin">janin</a> yang cepat. Pada masa ini risiko      keguguran juga termasuk tinggi.</li>
<li>Triwulan II : berlangsung dari minggu ke-14 hingga      minggu kehamilan ke-27</li>
<li>Triwulan II : berlangsung dari minggu ke-28 hingga      masa kelahiran</li>
</ol>
<ul>
<li>Janin Bayi</li>
</ul>
<p>Pada saat ini janin dalam <a title="Rahim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rahim">rahim</a> sang <a title="Ibu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ibu">ibu</a> telah memiliki bentuk yang lebih jelas. Janin telah memiliki bagian atas bawah, kanan kiri, serta depan belakang. Di daerah <a title="Punggung (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Punggung&amp;action=edit&amp;redlink=1">punggung</a> terdapat suatu <a title="Celah (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Celah&amp;action=edit&amp;redlink=1">celah</a> melengkung yang akan membentuk <a title="Struktur" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Struktur">struktur</a> seperti tabung <a title="Silinder" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Silinder">silinder</a> yang disebut <em>neural tube</em> (tabung saraf). Dalam perkembangannya, pada tabung ini akan terbentuk <a title="Sumsum tulang belakang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumsum_tulang_belakang">sumsum tulang belakang</a> dan <a title="Otak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Otak">otak</a>. Bagian atas dari tabung tersebut akan meluas dan mendatar untuk mebentuk otak depan. Selain itu di bagian pusat janin akan terbentuk suatu tonjolan yang merupakan bakal jantung. Tonjolan tersebut akan dialiri oleh pembulu darah <em>rudimenter</em> (pembuluh darah yang belum sempurna).</p>
<div id="ctl00_CPHMain_divJudul"><strong>Minggu-minggu Waspada Kehamilan</strong></div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div><!--[if gte mso 9]&gt;Normal0MicrosoftInternetExplorer4&lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt; &lt;!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --> <!--[endif]--><!-- /* Font Definitions */@font-face{panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;} @font-face{"Trebuchet MS";panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4;}/* Style Definitions */p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal{mso-style-parent:"";margin:0in;margin-bottom:.0001pt;font-size:12.0pt;"Times New Roman";mso-fareast-"Times New Roman";} @page Section1{size:8.5in 11.0in;margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;} div.Section1{page:Section1;}/* List Definitions */@list l0{} @list l0:level1{text-indent:-.25in;} ol{margin-bottom:0in;} ul{margin-bottom:0in;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!  /* Style Definitions */table.MsoNormalTable{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;mso-style-parent:&quot;&quot;;font-size:10.0pt;&quot;Times New Roman&quot;;} --> <!--[endif]-->Di balik kebahagiaan menanti si buah hati, muncul berbagai keluhan yang kadang-kadang menyebalkan. Berbagai keluhan yang  berbeda-beda munculsesuai dengan tahapan usia kehamilan, Tidak perlu stress ataupun panik, kenali gejalanya, supaya Anda bisa melakukan tindakan yang tepat agar tidak membahayakan Anda dan janin. Berikut ini minggu-minggu waspada kehamilan dan gejala yang terjadi:<strong> </strong>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Mingu      ke-6</strong></p>
<ul>
<li>Calon Ibu:  Gejala mual-mual mulai muncul. Waspada jika Anda muntah berat <em>hiperemesis gravidarum</em>). Kondisi ini cukup mengganggu karena melelahkan dan dapat menurunkan berat badan ibu.Hal ini disebabkan adanya peningkatan hormon <em><a title="Progesteron (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Progesteron&amp;action=edit&amp;redlink=1">progesteron</a></em>. Biasanya isitrahat yang cukup akan membantu proses <a title="Relaksasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Relaksasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">relaksasi</a> dalam neghadapi hal-hal tersebut.</li>
</ul>
<ul>
<li>Janin:  Embrio berubah bentuk menjadi janin. Tabung saraf di sepanjang <a title="Tulang belakang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tulang_belakang">tulang belakang</a> telah menutup. Di salah satu ujungnya telah terbentuk bakal otak yang akan mengisi tulang <a title="Tengkorak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tengkorak">tengkorak</a>. Sementara itu terdapat 2 buah piringan <a title="Pigmen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pigmen">pigmen</a> kecil yang membentuk struktur seperti <a title="Mangkuk" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mangkuk">mangkuk</a> di kedua sisi kepalanya. Bagian ini disebut <em>vesikel optikus</em> yang merupakan bakal <a title="Mata" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mata">mata</a>. Walaupun jantung <a title="Bayi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bayi">bayi</a> pada awalnya hanya berupa tabung kecil, namun pada tahap ini bakal jantung telah berdenyut dan tidak akan pernah berhenti hingga akhir <a title="Hidup" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hidup">hidup</a>. Bakal <a title="Kaki" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaki">kaki</a> dan <a title="Tangan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tangan">tangan</a> juga mulai terlihat, demikian pula <a title="Tulang ekor (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tulang_ekor&amp;action=edit&amp;redlink=1">tulang ekor</a> akan makin terlihat jelas di tahap ini.</li>
</ul>
<p><strong>Minggu      ke-7</strong></p>
<ul>
<li>Ibu: Lima minggu setelah <a title="Konsepsi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konsepsi&amp;action=edit&amp;redlink=1">konsepsi</a>, dinding <a title="Rahim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rahim">rahim</a> melunak sehingga mempermudah penanaman <em><a title="Blastosit (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Blastosit&amp;action=edit&amp;redlink=1">blastosit</a></em>. Pada saat ini <em>serviks</em> (mulu tahim mulai melunak. Perubahan yang terjadi di organ dalam lain adalah penebalan <a title="Lendir (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lendir&amp;action=edit&amp;redlink=1">lendir</a> <em>serviks</em>yang akan menggumpal membentuk <a title="Sumbat (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sumbat&amp;action=edit&amp;redlink=1">sumbat</a> (<em>plug</em>) dalam saluran mulut rahim. Nantinya lendir ini akan dikeluarkan sesaat sebelum proses persalinan, yaitu saat <em>serviks</em> mulai membuka (hal ini disebut <em>show</em>).  Kadang kepala terasa berputar-putar, pusing. Jangan sembarangan minum obat, konsultasi dulu dengan dokter kandungan Anda.</li>
</ul>
<ul>
<li>Janin: Di minggu ini terjadi perubahan pada <a title="Tubuh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tubuh">tubuh</a>, <a title="Wajah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wajah">wajah</a>, dan <a title="Kaki" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaki">kaki</a> <a title="Bayi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bayi">bayi</a>. Saluran pencernaan <a title="Janin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Janin">janin</a> mulai terbentuk dan <a title="Usus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Usus">usus</a> depan telah terlihat. Bentuk <a title="Tulang ekor (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tulang_ekor&amp;action=edit&amp;redlink=1">tulang ekor</a> juga jelas terlihat namun akan menghilang di minggu ke-10 atau 11. <a title="Paru-paru" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paru-paru">Paru-paru</a> juga mulai berkembang sementara itu <a title="Tali pusat (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tali_pusat&amp;action=edit&amp;redlink=1">tali pusat</a> akan berkembang setelah <a title="Plasenta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Plasenta">plasenta</a> dewasa. Selain itu telah terbentuk pula bakal wajah, sedikit <a title="Pigmentasi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pigmentasi&amp;action=edit&amp;redlink=1">pigmentasi</a> pada <a title="Iris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Iris">iris</a> mata dan lubang pada mulutnya. Seminggu setelah pembentukan bakal kaki, maka bakal lengan justru telah dapat dibedakan menjadi segmen tangan dan <a title="Bahu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahu">bahu</a>.</li>
</ul>
<p><strong>Minggu      ke-8</strong></p>
<ul>
<li>Ibu: Walauoun rahim mulai membesar, perubahan ini biasanya belum terlihat dari luar. Yang lebih dahulu mendeteksi perubahan ini secara umum adalah <a title="Dokter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter">dokter</a>. Dokter akan meraba pembesaran saat melakukan pemerikasaan <a title="Panggul" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Panggul">panggul</a>. Biasanya ukuran baju sang ibu mulai membesar karena pinggang terasa mulai adanya pengetatan akibat membesarnya janin yang tumbuh. Susah ke belakang? Wajar saja. Yang penting banyak makan makanan berserat, seperti sayur, buah dan biji-bijian.</li>
</ul>
<ul type="square">
<li>Janin<strong>:</strong> Pada ujung-ujung tubuh yang sedang berkembang, mulai terbentuk bakal <a title="Jari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jari">jari</a> tangan dan <a title="Kaki" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaki">kaki</a>, sedangkan bakal lengan akan sedikit <em>fleksi</em> (membengkok) pada bagian pergelangan dan <a title="Siku" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Siku">siku</a>. Pada bagian sisi <a title="Leher" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Leher">lehernya</a> nampak bakal telinga luar yang mulai tumbuh, begitu pula halnya bakal <a title="Bibir (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bibir&amp;action=edit&amp;redlink=1">bibir</a> atas dan ujung hidung pada wajahnya. Bakal mata janin masih saling berjauhan satu sama lain, namun bakal kelopak <a title="Mata" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mata">mata</a> mulai terbentuk mengitarinya. Dalam tubuh janin, <a title="Usus halus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Usus_halus">usus halus</a> tampak panjang sekali sehingga rongga <a title="Perut" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perut">perut</a> tidak mampu menampung. Beberapa akan menonjol ke tali pusat janin yang disebut <em>hernia</em> (penonjolan) fisiologik.</li>
</ul>
</div>
<div>
<p><strong>Minggu Ke-9</strong></p>
<ul>
<li>Calon Ibu: Pada saat in hormon kehamilan hCG sedang berada di posisi puncak sehingga sang ibu akan mengalami beberapa perubahan. Kulit wajah sang ibu akan terasa lebih halus dan kencang walau mungkin akan sedikit ber<a title="Jerawat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerawat">jerawat</a> pula. Rambut sang ibu akan terasa lebih kering dan <a title="Payudara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Payudara">payudara</a> terlihat sedikit mengencang, terkadang padat, atau sedikit <a title="Nyeri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nyeri">nyeri</a> bila ditekan. Pada saat ini pula cairan keluar dari <a title="Vagina" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vagina">vagina</a> dalam jumlah bervariasi.</li>
</ul>
<ul>
<li>Janin Bayi: Punggung bayi saat ini akan sedikit menegak dan tulang ekornya akan sedikit memendek. Proporsi <a title="Kepala" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kepala">kepala</a> masih lebih besar dari anggota tubuh lainnya dan bagian kepala masih menekuk ke arah <a title="Dada" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dada">dada</a>. Kedua mata bayi telah berkembang dengan baik namun masih ditutupi oleh <a title="Membran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Membran">membran</a> <a title="Kelopak (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelopak&amp;action=edit&amp;redlink=1">kelopak</a>. Selain itu bayi sudah dapat melakukan gerakan-gerakan kecil setelah <a title="Otot" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Otot">otot</a>-ototnya mulai berkembang dan perubahan ini dapat dilihat melalui <a title="USG (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=USG&amp;action=edit&amp;redlink=1">USG</a>. Anggota badan lainnya juga muali berkembang, seperti perkembangan lengan dan jari tangan lebih cepat daripada <a title="Tungkai" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tungkai">tungkai</a> dan jari <a title="Kaki" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaki">kaki</a>. Pada tahap ini, <a title="Telapak (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Telapak&amp;action=edit&amp;redlink=1">telapak</a> tangan janin telah memiliki batas jari tangan yang jelas. Kelima jari tangan tampak terpisah satu sama lain.</li>
</ul>
<p><strong>Minggu      ke-12</strong></p>
<ul>
<li>Ibu: Mungkin terjadi saat gosok gigi akan berdarah. Bila berkali-kali terjadi, kunjungi dokter gigi, dan katakan Anda sedang hamil.</li>
</ul>
<ul>
<li>Janin: kantung ketuban telah berisi 50 cc cairan, yang siap melindungi janin dari berbagai benturan dan guncangan. Saat ini jani sudah dapat menyerap dan mengeluarkan cairan.</li>
</ul>
<p><strong>Minggu      ke-20</strong></p>
<ul>
<li>Ibu: Perut makain membesar, sakit pinggang mulai menyerang. Lakukan relaksasi, olahraga, dan biasakan sikap tubuh yang benar.</li>
</ul>
<ul>
<li>Janin<strong>:</strong> Kini beratnya sekitar 250 gram dan panjang 16 cm. kulit janin mulai dilindungi <em>verniks kaseosa</em>, sejenis lapisan berlemak.</li>
</ul>
<p><strong>Minggu      ke-26</strong></p>
<ul>
<li>Ibu: awal-awal trisemester terakhir, kaki tampak dipenuhi <em>spider vein</em> yang tak sedap dipandang. Kontrok berat badan Anda, olahraga yang mengaktifkan kaki, dan konsumsi makanan berserat.</li>
</ul>
<ul>
<li>Janin: Kini paru-paru janin makin lebih baik digunakan untuk bernapas, sehingga bila terpaksa lahir premature, kemungkinan bisa <em>survive</em>.</li>
</ul>
<p><strong>Minggu      ke-33</strong></p>
<ul>
<li>Ibu: Anda mulai sering merasakan kram pada kaki di tengah malam saat tidur. Minta bantuan suami menekuk telapak kaki yang kram ke arah tubuh.</li>
</ul>
<ul>
<li>Janin: Anda bisa merasakan gerakan-gerakan melintang janin pada perut. Ini pertanda janin sedang menyesuaikan posisi yang tepat untuk proses kelahiran.</li>
</ul>
</div>
<div>sumber:</div>
<div><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kehamilan">http://id.wikipedia.org/wiki/Kehamilan</a></div>
<div><a href="http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Kehamilan/mingguminggu.waspada.kehamilan/001/001/599/3">http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/Kehamilan/mingguminggu.waspada.kehamilan/001/001/599/3</a></div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuli88.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuli88.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuli88.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuli88.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuli88.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuli88.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuli88.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuli88.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuli88.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuli88.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=76&subd=yuli88&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuli88.wordpress.com/2009/11/12/76/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/642d6db7d104df8997aa22c642498007?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Yuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gunakan Sunscreen atau Tabir Surya Terbaik</title>
		<link>http://yuli88.wordpress.com/2008/10/08/gunakan-sunscreen-atau-tabir-surya-terbaik/</link>
		<comments>http://yuli88.wordpress.com/2008/10/08/gunakan-sunscreen-atau-tabir-surya-terbaik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 10:04:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuli88.wordpress.com/2008/10/08/gunakan-sunscreen-atau-tabir-surya-terbaik/</guid>
		<description><![CDATA[* Jika tanpa tabir surya, kulit berubah merah dan terbakar dalam waktu 10 menit di bawah matahari, maka dibutuhkan sunscreen dengan SPF 20
* Jika memakai SPF 15, daya tahan kulit di bawah sinar matahari berarti 15X10 menit,yaitu 150 menit atau 2-2,5 jam sebelum kulit terbakar.
Jadi intinya semakin tinggi kadar SPF,kulit akan semakin terlindungi.
Memilih SUNSCREEN sesuai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=65&subd=yuli88&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>* Jika tanpa tabir surya, kulit berubah merah dan terbakar dalam waktu 10 menit di bawah matahari, maka dibutuhkan sunscreen dengan SPF 20<br />
* Jika memakai SPF 15, daya tahan kulit di bawah sinar matahari berarti 15X10 menit,yaitu 150 menit atau 2-2,5 jam sebelum kulit terbakar.</p>
<p>Jadi intinya semakin tinggi kadar SPF,kulit akan semakin terlindungi.</p>
<p>Memilih SUNSCREEN sesuai warna kulit<br />
* Untuk kulit putih<br />
Kulit putih umumnya lebih tipis dan sedikit memiliki kalenjar minyak sehingga mudah iritasi. Hindari efek warna kemerahan dengan menggunakan sunblock yang mengandung titanium dioxide atau zinc oxide.<br />
Hindari pilihan sunscreen yang mengandung avobenzone atau parsol 1789.<br />
Pilih SPF min 30.<br />
Untuk menghindari garik kerut dan bintik cokelat akibat sinar matahari pada semua jenis kulit (biasana condong ke kulit putih), oleskan produk yg mengandung vit C dan E secara teratur</p>
<p>* Kulit sedang<br />
Gunakan SPF tidak terlalu tinggi (15-20),karena secara alami,kulit lebih gelap mempunya pigmen untuk melindungi kulit dari sinar matahari.</p>
<p>* Kulit gelap<br />
Kerusakan pada kulit gelap umumnya muncul belakangan.<br />
Tanda-tanda pertama adalah kerusakan kulit akibat produksi sel melamin terlalu banyak atau sedikit,beru bintik putih atau gelap,namun bintik itu dapat dicegah,gunakan sunscreen yang oil free serta produk body lotion pemutih.</p>
<p>MEMILIH SUNSCREEN (TABIR SURYA)<br />
* pilih yang tanpa wewangian<br />
* pilih yang berbentuk gel bagi kulit berminyak,kering dan sensitif<br />
* periksa tanggal kadaluarsa<br />
* gunakan 20-30 menit sebelum keluar rumah<br />
* jika sedang olahraga,oleskan ulang setiam 2 jam sekali.</p>
<p>Terimakasih</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuli88.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuli88.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuli88.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuli88.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuli88.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuli88.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuli88.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuli88.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuli88.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuli88.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=65&subd=yuli88&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuli88.wordpress.com/2008/10/08/gunakan-sunscreen-atau-tabir-surya-terbaik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/642d6db7d104df8997aa22c642498007?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Yuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kanker Getah Bening</title>
		<link>http://yuli88.wordpress.com/2008/05/31/kanker-getah-bening/</link>
		<comments>http://yuli88.wordpress.com/2008/05/31/kanker-getah-bening/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 13:11:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuli88.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Limfoma atau Kanker Getah Bening adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH. 
Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=54&subd=yuli88&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Limfoma atau Kanker Getah Bening adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP).</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Penyakit Limfoma dapat menyerang disegala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun.  </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Diagnosis</span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Untuk mendeteksi Limfoma memerlukan pemeriksaan seperti sinar-X, CT scan, PET scan, biopsi sumsum tulang dan pemeriksaan darah. Biopsi atau penentuan stadium adalah cara mendapatkan contoh jaringan untuk membantu dokter mendiagnosis Limfoma non Hodgkin. Ada beberapa jenis biopsi:</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">- Biopsi kelenjar getah bening, jaringan diambil dari kelenjar getah bening yang membesar<br />
- <span>  </span> Biopsi aspirasi jarum-halus, jaringan diambil dari kelenjar getah bening dengan jarum suntik. Ini </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-indent:12pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">kadang-kadang dilakukan untuk memantau respon terhadap pengobatan.<br />
- <span> </span> <span> </span> Biopsi sumsum tulang di mana sumsum tulang diambil dari tulang panggul untuk melihat apakah <span> </span> </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-indent:12pt;line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Limfoma non Hodgkin telah melibatkan sumsum tulang.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Penyebaran Limfoma dapat dikelompokkan dalam 4 stadium. Stadium I dan II sering dikelompokkan bersama sebagai stadium awal penyakit, sementara stadium III dan IV dikelompokkan bersama sebagai stadium lanjut. <span id="more-54"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">- Stadium I : Penyebaran Limfoma hanya terdapat pada satu kelompok yaitu kelenjar getah bening.<br />
- Stadium II : Penyebaran Limfoma menyerang dua atau lebih kelompok kelenjar getah bening, tetapi hanya pada satu sisi diafragma, serta pada seluruh dada atau perut.<br />
- Stadium III : Penyebaran Limfoma menyerang dua atau lebih kelompok kelenjar getah bening, serta pada dada dan perut.<br />
- Stadium IV : Penyebaran Limfoma selain pada kelenjar getah bening setidaknya pada satu organ lain juga seperti sumsum tulang, hati, paru-paru, atau otak</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Gejala</span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Gejala pada Limfoma secara fisik dapat timbul benjolan yang kenyal, tidak terasa nyeri, mudah digerakkan, dan tidak ada tanda-tanda radang. Hal ini dapat segera dicurigai sebagai Limfoma non-Hodgkin. Namun , tidak semua benjolan yang terjadi di sistem limfatik merupakan Limfoma. Bisa saja benjolan tersebut hasil perlawanan kelenjar limfa dengan sejenis virus atau mungkin tuberkulosis limfa.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Terdapat 3 gejala spesifik pada Limfoma :<br />
- Demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 <sup>o</sup> C<br />
- Sering keringat malam<br />
- Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan</span>  </span> <strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> </span>  </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Penyebab</span>  </span> </strong><span style="color:#3f3f3f;"> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Tidak ada bukti adanya faktor keturunan yang berhubungan dengan kasus-kasus limfoma non Hodgkin. Penyebab pasti dari penyakit Limfoma sampai saat ini belum diketahui. Namun ada beberapa faktor yang menunjang penyakit ini , seperti terkena :</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Beberapa infeksi seperti HIV/AIDS, leukemia, dan Epstein-Barr virus (EBV)<br />
Orang dengan HIV positif lebih mungkin mengidap Limfoma non Hodgkin dari pada orang lainnya. Virus Epstein-Barr adalah virus yang umum, menyerang kebanyakan orang pada suatu waktu tertentu dalam masa hidupnya, dan mengakibatkan infeksi singkat atau demam glandular. Akan tetapi, dalam sejumlah kecil kasus ekstrim, ia dikaitkan dengan Limfoma Burkitt dan bentuk limfoma non Hodgkin yang berhubungan dengan imunosupresi.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Limfoma Burkitts adalah bentuk sangat agresif dari Limfoma non Hodgkin. Pengobatan harus agresif dan umumnya melibatkan pengobatan yang ditujukan pada susunan saraf pusat ditambah regimen kemoterapi intravena. Pasien seringkali diberikan kemoterapi intensif yang melibatkan banyak obat, dan perlu dirawat di rumah sakit selama pengobatannya. Meski demikian, mayoritas pasien yang berusia lebih muda dengan bentuk penyakit ini dapat disembuhkan.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="text-indent:-0.25in;line-height:150%;margin:auto auto auto 0.25in;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Penyakit dan obat-obatan yang dapat melemahkan sistem kekebalan.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> </span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Pengobatan</span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;"><span style="color:#3f3f3f;"><span style="font-size:small;"> </span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pengobatan pada Limfoma Non Hodgkin dapat dilakukan melalui beberapa cara, sesuai dengan diagnosis dari beberapa faktor seperti apakah pernah kambuh, stadium berapa, umur, kondisi badan, kebutuhan dan keinginan pasien. Secara garis besar penyembuhan terjadi sekitar 93%, membuat penyakit ini sebagai salah satu kanker yang paling dapat disembuhkan.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Berikut ini cara-cara pengobatan penyakit Limfoma : Kemoterapi, Terapi antibodi monoklonal, Terapi Radiasi, Transplantasi, Pembedahan, Terapi eksperimental, atau Penatalaksanaan gejala. (Tentu saja keputusan dari dokter, bukan dari kitanya)</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Obat-obat kemoterapi bertujuan untuk merusak dan membunuh semua sel limfoma di seluruh tubuh.<strong> </strong>Sasarannya adalah semua sel yang membelah dengan cepat. Salah satu obat kemoterapi yang paling sering diberikan adalah chlorambucil, dalam bentuk tablet yang diberikan per oral.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> </span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#000000;">Radioterapi</span> </strong><span style="color:#000000;">digunakan jika penyakitnya hanya pada satu atau dua daerah tubuh. Kemoterapi dosis tinggi merupakan pilihan pengobatan selanjutnya yang berguna pada sebagian pasien.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> </span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#000000;">Antibodi monoklonal</span> </strong><span style="color:#000000;">yang paling umum dipakai dalam pengobatan Limfoma non Hodgkin adalah rituximab. Rituximab efektif dalam pengobatan beberapa tipe Limfoma non Hodgkin yang paling umum. Rituximab umumnya diberikan dalam kombinasi dengan kemoterapi, meskipun pada beberapa keadaan diberikan tunggal. Tujuan pengobatan ini adalah <span>untuk menghancurkan sel-sel limfoma non Hodgkin secara khusus dan tidak mengganggu jenis-jenis sel lainnya</span> .</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> </span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#000000;">Pengobatan dengan radiasi</span> </strong><span style="color:#000000;">membunuh sel-sel di tubuh dengan merusak DNA, sehingga sel tidak dapat memperbaiki kerusakan yang terjadi. Karena radiasi dapat membunuh sel normal bersama sel yang sakit, penting bahwa pemakaian radiasi sebagai terapi diarahkan setepat mungkin pada sel yang menimbulkan penyakit sebagai upaya mengurangi efek samping. Umumnya diberikan pada pasien yang hanya memiliki satu atau dua kelenjar getah bening yang terserang. Di sini, berkas radiasi dipusatkan pada daerah yang terkena untuk membunuh sel-sel yang sakit. </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> </span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Transplantasi berguna untuk menghancurkan sumsum tulang</span> </span></strong><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">. Selanjutnya digantikan dengan sel-sel induk yang ditransplantasikan. Biasanya melibatkan pemakaian kemoterapi dosis tinggi atau dengan radioterapi. Transplantasi dibagi dalam 2 kelompok :<br />
- Alogenik (berbeda secara genetik), sel induk berasal dari orang lain donor. Donor dapat berupa keluarga, idealnya saudara kembar</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">- Otologus (dari tubuh pasien sendiri), sel induk berasal dari pasien sendiri, dikumpulkan sebelum kemoterapi dosis tinggi, kemudian akan ditransplantasikan kembali pada mereka </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> </span> </span></strong></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#000000;">Pembedahan dapat dilakukan dengan cara splenektomi</span> </strong><span style="color:#000000;">. Jika limpa sudah terkena limfoma non Hodgkin, pengangkatan ini dikenal sebagai splenektomi. Ini dilakukan dengan anestesi umum. Orang yang telah menjalani splenektomi lebih mungkin terkena infeksi bakteri, dan seharusnya mendapat vaksinasi untuk mencegahnya.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> </span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Jika pengobatan-pengobatan diatas belum berhasil, biasanya dokter akan menyarankan <strong>pengobatan terapi eksperimental</strong> . Pengobatan ini ditujukan pada pasien yang menderita Limfoma non Hodgkin yang selalu kambuh setelah pengobatan atau tidak memberikan respon sama sekali terhadap pengobatan normal. Ini disebabkan karena pengobatan eksperimental dapat menimbulkan lebih banyak efek samping daripada pengobatan yang sudah standar. Hanya pada kasus-kasus tertentu ahli akan menganjurkan penggunaan pengobatan yang baru atau eksperimental tanpa mencoba lebih dulu pengobatan yang sudah teruji.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pengobatan diatas dapat menimbulkan efek samping yang dapat mengganggu pasien. Berikut ini beberapa solusinya :</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">- <strong>Demam dan keringat malam</strong> </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pakailah pakaian katun, karena bahannya menyerap kelembaban dan tetap menjaga tubuh tetap hangat setelah demam berakhir. Menggunakan spray dan tisu basah untuk menurunkan suhu kulit. Menambahkan minyak beraroma ke spray juga bermanfaat, seperti pepermin yang menyejukkan, atau lavender untuk relaksasi</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">- <strong>Turun berat badan dan hilang selera makan</strong> </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Makan dalam porsi kecil lebih sering di antara makan besar, termasuk kudapan, seperti biskuit, roti bakar, cracker dan keju. Gunakan lebih banyak madu atau gula dengan sereal, minuman, buah dan sayur.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">- <strong>Kelelahan</strong> </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Perbanyak waktu istirahat, terutama antara kegiatan dan hindari minuman yang mengandung kafein sebelum tidur, karena akan mengganggu tidur.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">- <strong>Jumlah sel darah yang rendah</strong> </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Hindari kelompok orang dengan flu, jika mungkin. Beberapa dokter menganjurkan pasien untuk tidak menjalani pengobatan gigi selama kemoterapi karena dapat meningkatkan risiko infeksi mulut. Tidak pergi berenang karena risiko terinfeksi dari air.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">- <strong>Rambut rontok</strong> </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Mendinginkan kulit kepala dengan cold cap(topi yang dingin). Memakai wig yang mendekati warna dan gaya rambut aslinya.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">- <strong>Mual dan muntah</strong> </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Hindari bau-bauan yang tajam, seperti parfum dan aftershaves, serta bau masakan, dan juga makanan berlemak, daging merah dan rasa yang tajam.</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Orang yang diobati untuk Limfoma non Hodgkin dapat hidup secara normal atau mendekati kehidupan normal selama bertahun-tahun. Jadi jangan cepat putus aja ya…^^</span> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span style="color:#3f3f3f;"><a href="http://infohidupsehat.com/?p=78">http://infohidupsehat.com/?p=78</a> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yuli88.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yuli88.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuli88.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuli88.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuli88.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuli88.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuli88.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuli88.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuli88.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuli88.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuli88.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuli88.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=54&subd=yuli88&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuli88.wordpress.com/2008/05/31/kanker-getah-bening/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/642d6db7d104df8997aa22c642498007?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Yuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Telur Menyebabkan Resiko Kematian</title>
		<link>http://yuli88.wordpress.com/2008/04/14/telur-menyebabkan-resiko-kematian/</link>
		<comments>http://yuli88.wordpress.com/2008/04/14/telur-menyebabkan-resiko-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 05:08:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuli88.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Telur dapat menyebabkan kematian pada pria setengah baya yang mengonsumsi 7 butir telur dalam seminggu. dan resiko itu terdapat pada pria yang mengidap penyakit diabetes. karena bagi pria yang mengidap diabetes, mengonsumsi telur 7 butir seminggu atau lebih, memiliki 23% resiko kematian lebih tinggi.
Telur juga kaya dengan kolesterol yang merupakan penyebab utama tekanan darah tinggi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=39&subd=yuli88&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Telur dapat menyebabkan kematian pada pria setengah baya yang mengonsumsi 7 butir telur dalam seminggu. dan resiko itu terdapat pada pria yang mengidap penyakit diabetes. karena bagi pria yang mengidap diabetes, mengonsumsi telur 7 butir seminggu atau lebih, memiliki 23% resiko kematian lebih tinggi.</p>
<p>Telur juga kaya dengan kolesterol yang merupakan penyebab utama tekanan darah tinggi, jantung dan stroke.</p>
<p>Walaupun telur juga mempunyai berbagai zat yang menyehatkan, namun kelebihan mengonsumsi telur dapat membawa penyakit.</p>
<p>Berbagai penyakit seperti janting dan stroke yang berujung pada kematian, 23% pria diantara mereka adalah pria yang mengonsumsi tujuh butir telur dalam seminggu dalam periode 20 tahun terakhir.</p>
<p>So&#8230;. bagi pria penderita diabetes mulailah hindari memakan telur dalam jangka panjang dan banyak, karena walaupun telur juga merupakan terapi kesehatan, namun dapat pula berujung pada kematian.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yuli88.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yuli88.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuli88.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuli88.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuli88.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuli88.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuli88.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuli88.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuli88.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuli88.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuli88.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuli88.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=39&subd=yuli88&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuli88.wordpress.com/2008/04/14/telur-menyebabkan-resiko-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/642d6db7d104df8997aa22c642498007?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Yuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Omega 3 Baik untuk Perkembangan Bayi</title>
		<link>http://yuli88.wordpress.com/2008/04/09/omega-3-baik-untuk-perkembangan-bayi/</link>
		<comments>http://yuli88.wordpress.com/2008/04/09/omega-3-baik-untuk-perkembangan-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2008 07:37:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuli88.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[para peneliti berpendapat bahwa lemak omega 3 sangat berperan dalam perkembangan otak bayi agar lebih cerdas karena mengandung Docosahexaenoicacid (DHA). Zat ini snagat berperan dalam perkembangan otak bayi.
Diharapkan para ibu hamil mengonsumsi makanan yang mengandung Omega 3 karena mengandung DHA rata-rata per hari sekitar 300 miligram. lemak Omega 3 terdapat pada ikan salem, sarden, tuna, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=38&subd=yuli88&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>para peneliti berpendapat bahwa lemak omega 3 sangat berperan dalam perkembangan otak bayi agar lebih cerdas karena mengandung Docosahexaenoicacid (DHA). Zat ini snagat berperan dalam perkembangan otak bayi.</p>
<p>Diharapkan para ibu hamil mengonsumsi makanan yang mengandung Omega 3 karena mengandung DHA rata-rata per hari sekitar 300 miligram. lemak Omega 3 terdapat pada ikan salem, sarden, tuna, minyak ikan, dan rumput laut.</p>
<p>Bayi yang memiliki kadar DHA dari omega 3 memiliki perkembangan otak dan mata yang lebih baik serta sehat.</p>
<p>Memberikan asupan omega 3 dan DHA lebih efektif jika diberikan saat bayi dalam kandungan dan sangat berpengaruh positif dibandingkan mengonsumsi ASI setelah melahirkan karena menurut para ilmuwan, ibu-ibu hamil kurang memperhatikan asupan lemak omega 3 setelah melahirkan.</p>
<p>terutama untuk para wanita hamil untuk tetap berhati-hati dalam mengonsumsi ikan atau makanan yang mengandung lemak Omega 3 karena banyak ikan yang memiliki kadar merkuri yang tinggi seperti ikan hiu, todak, makarel, jubin. disarankan lebih baik mengonsumsi ikan dalam bentuk kapsul atau suplemen lainnya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/yuli88.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/yuli88.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuli88.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuli88.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuli88.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuli88.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuli88.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuli88.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuli88.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuli88.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuli88.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuli88.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuli88.wordpress.com&blog=2522550&post=38&subd=yuli88&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuli88.wordpress.com/2008/04/09/omega-3-baik-untuk-perkembangan-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/642d6db7d104df8997aa22c642498007?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Yuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>