Gunakan Sunscreen atau Tabir Surya Terbaik

* Jika tanpa tabir surya, kulit berubah merah dan terbakar dalam waktu 10 menit di bawah matahari, maka dibutuhkan sunscreen dengan SPF 20
* Jika memakai SPF 15, daya tahan kulit di bawah sinar matahari berarti 15X10 menit,yaitu 150 menit atau 2-2,5 jam sebelum kulit terbakar.

Jadi intinya semakin tinggi kadar SPF,kulit akan semakin terlindungi.

Memilih SUNSCREEN sesuai warna kulit
* Untuk kulit putih
Kulit putih umumnya lebih tipis dan sedikit memiliki kalenjar minyak sehingga mudah iritasi. Hindari efek warna kemerahan dengan menggunakan sunblock yang mengandung titanium dioxide atau zinc oxide.
Hindari pilihan sunscreen yang mengandung avobenzone atau parsol 1789.
Pilih SPF min 30.
Untuk menghindari garik kerut dan bintik cokelat akibat sinar matahari pada semua jenis kulit (biasana condong ke kulit putih), oleskan produk yg mengandung vit C dan E secara teratur

* Kulit sedang
Gunakan SPF tidak terlalu tinggi (15-20),karena secara alami,kulit lebih gelap mempunya pigmen untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

* Kulit gelap
Kerusakan pada kulit gelap umumnya muncul belakangan.
Tanda-tanda pertama adalah kerusakan kulit akibat produksi sel melamin terlalu banyak atau sedikit,beru bintik putih atau gelap,namun bintik itu dapat dicegah,gunakan sunscreen yang oil free serta produk body lotion pemutih.

MEMILIH SUNSCREEN (TABIR SURYA)
* pilih yang tanpa wewangian
* pilih yang berbentuk gel bagi kulit berminyak,kering dan sensitif
* periksa tanggal kadaluarsa
* gunakan 20-30 menit sebelum keluar rumah
* jika sedang olahraga,oleskan ulang setiam 2 jam sekali.

Terimakasih

Diterbitkan di: on Oktober 8, 2008 at 5:04 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Kanker Getah Bening

Limfoma atau Kanker Getah Bening adalah tipe kanker yang menyerang sel darah putih dan terkumpul dalam kelenjar getah bening. Sel tersebut cepat menggandakan diri dan tumbuh secara tidak terkontrol. Limfoma Non Hodgkin sering disingkat jadi LNH.

Karena limfosit bersirkulasi ke seluruh tubuh, maka selain di kelenjar getah bening tempat yang paling sering terkena Limfoma adalah limpa dan sumsum tulang. Selain itu bisa terbentuk di perut, hati atau yang jarang sekali di otak. Seringkali lebih dari satu bagian tubuh terserang oleh penyakit ini. Limfoma pada otak atau urat saraf tulang belakang disebut limfoma susunan saraf pusat (SSP).

Penyakit Limfoma dapat menyerang disegala usia, namun lebih sering menyerang usia tua 65 tahun. 

Diagnosis

Untuk mendeteksi Limfoma memerlukan pemeriksaan seperti sinar-X, CT scan, PET scan, biopsi sumsum tulang dan pemeriksaan darah. Biopsi atau penentuan stadium adalah cara mendapatkan contoh jaringan untuk membantu dokter mendiagnosis Limfoma non Hodgkin. Ada beberapa jenis biopsi:

- Biopsi kelenjar getah bening, jaringan diambil dari kelenjar getah bening yang membesar
-    Biopsi aspirasi jarum-halus, jaringan diambil dari kelenjar getah bening dengan jarum suntik. Ini

kadang-kadang dilakukan untuk memantau respon terhadap pengobatan.
-     Biopsi sumsum tulang di mana sumsum tulang diambil dari tulang panggul untuk melihat apakah  

Limfoma non Hodgkin telah melibatkan sumsum tulang.

Penyebaran Limfoma dapat dikelompokkan dalam 4 stadium. Stadium I dan II sering dikelompokkan bersama sebagai stadium awal penyakit, sementara stadium III dan IV dikelompokkan bersama sebagai stadium lanjut. (lagi…)

Diterbitkan di: on Mei 31, 2008 at 8:11 pm Komentar (7)

Telur Menyebabkan Resiko Kematian

Telur dapat menyebabkan kematian pada pria setengah baya yang mengonsumsi 7 butir telur dalam seminggu. dan resiko itu terdapat pada pria yang mengidap penyakit diabetes. karena bagi pria yang mengidap diabetes, mengonsumsi telur 7 butir seminggu atau lebih, memiliki 23% resiko kematian lebih tinggi.

Telur juga kaya dengan kolesterol yang merupakan penyebab utama tekanan darah tinggi, jantung dan stroke.

Walaupun telur juga mempunyai berbagai zat yang menyehatkan, namun kelebihan mengonsumsi telur dapat membawa penyakit.

Berbagai penyakit seperti janting dan stroke yang berujung pada kematian, 23% pria diantara mereka adalah pria yang mengonsumsi tujuh butir telur dalam seminggu dalam periode 20 tahun terakhir.

So…. bagi pria penderita diabetes mulailah hindari memakan telur dalam jangka panjang dan banyak, karena walaupun telur juga merupakan terapi kesehatan, namun dapat pula berujung pada kematian.

Diterbitkan di: on April 14, 2008 at 12:08 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Omega 3 Baik untuk Perkembangan Bayi

para peneliti berpendapat bahwa lemak omega 3 sangat berperan dalam perkembangan otak bayi agar lebih cerdas karena mengandung Docosahexaenoicacid (DHA). Zat ini snagat berperan dalam perkembangan otak bayi.

Diharapkan para ibu hamil mengonsumsi makanan yang mengandung Omega 3 karena mengandung DHA rata-rata per hari sekitar 300 miligram. lemak Omega 3 terdapat pada ikan salem, sarden, tuna, minyak ikan, dan rumput laut.

Bayi yang memiliki kadar DHA dari omega 3 memiliki perkembangan otak dan mata yang lebih baik serta sehat.

Memberikan asupan omega 3 dan DHA lebih efektif jika diberikan saat bayi dalam kandungan dan sangat berpengaruh positif dibandingkan mengonsumsi ASI setelah melahirkan karena menurut para ilmuwan, ibu-ibu hamil kurang memperhatikan asupan lemak omega 3 setelah melahirkan.

terutama untuk para wanita hamil untuk tetap berhati-hati dalam mengonsumsi ikan atau makanan yang mengandung lemak Omega 3 karena banyak ikan yang memiliki kadar merkuri yang tinggi seperti ikan hiu, todak, makarel, jubin. disarankan lebih baik mengonsumsi ikan dalam bentuk kapsul atau suplemen lainnya.

Diterbitkan di: on April 9, 2008 at 2:37 pm Tinggalkan sebuah Komentar

Hubungan Kopi dengan Kolesterol dan Alzheimer

Para peneliti meneliti bahwa kopi yang mengandung kafein sangat baik jika dikonsumsi dengan dosis yang tepat. kadein dapat melindungi otak sari kerusakan akibat kolesterol dan penyakit Alzheimer.

Kolesterol merupakan penyebab utama kerusakan otak dan penyebab penyakit Alzheimer, karena tingginya kadar kolesterol dalam darah dapat memicu penyakit itu. Kolesterol juga melemahkan Blood Brain Barrier.

penyakit Alzheimer ditandai dengan hilangnya kemampuan berpikir (mengingat) secara berangsur-angsur dan ketidakmampuan tubuh melakukan berbagai kegiatan sehari-hari. dapat juga ditandai dengan gangguan mental dan komplikasi dengan penyakit lain seperti radang paru-paru (pneumonia).

Blood Brain Barrier adalah semacam filter yang mampu melindungi sistem saraf pusat (otak) dari bahan-bahan kimia (racun atau infeksi) yang berpotensi berbahaya yang terbawa oleh darah.

Dan…. Kafein mampu memperkuat  dan menstabilkan Blood Brain Barrier itu. kafein dalam jumlah tepat terbukti aman dan dapat menjadi obat. kafein dalam jumlah tepat adalah secangkir kopi….

Diterbitkan di: on at 2:27 pm Komentar (2)