Arsip untukOktober 8, 2008

Memelihara Tanaman Stroberi

Selama ini tanaman stroberi hanya dibudidayakan sebagai bisnis. Padahal tanaman ini bisa di tanam di perkarangan rumah sebagai tanaman hias.
Stroberi (fragaria chiloensis), berasal dari penggunungan di Chili. Cocok di daerah subtropis,walaupun Indonesia beriklim tropis,tapi sudah banyak sekarang yang menanam stroberi di daerah Lembang, Sukabumi, dsb.
Tempat yang cocok untuk menanam stroberi ialah lahan berpasir yang mengandung tanah liat di lereng penggunungn, bila di kebun makan tanah yang dibutuhkan adalah tanah liat berpasir,subur,gembur, dan mengandung banyak bahan organik. Perawatannya dan perairan harus intensif

* Penyulaman
Dilakukan sebelum tanaman berusia 15 hari. Yang disulam adalah yang mati atau tumbuh abnormal,dengn cara dicabut dan digantikan dengan tanaman yang baru yang pertumbuhannya baik dan ukurannya sama

* Penyiangan
Dilakukan pada tanaman yang ditumbuhi gulma. Gulma dapat mengambil unsur hara,menjadi tempat hama seperti siput. Sehingga permukaan media tanaman harus dijaga bersih.

* Pemangkasan
Tanaman yang sudah rimbun harus dipangkas secara teratur untuk membuang daun yang tua dan rusak.
Pemangkasan stolon (batang yang tumbuh horizontal sepanjang permukaan tanah) harus dipangkas setiap 7-10 hari sekali untuk meningkatkan produksi buah.

* Penyiraman
Penyiraman secara manual,di sekeliling akar saja,secara rutin tiap pagi pk 08.00, siang pk 13.00, sore pk 16.00

* Pemupukan
Pupuk yang diberikan berupa campuran nitrogen, pupuk majemuk lengkap, kalsium. Dosis yang digunakan sesuai dengan usia tanaman dan petunjuk penggunaan

* Pembesaran buah
Agar ukuran buah bisa besar,maka jumlah bunga harus dikurangi. Setiap tangkai biasanya terdapat 20 bunga. Akan lebih baik apabila 1 tangkai terdapat 1 bunga.

Terimakasih

Gunakan Sunscreen atau Tabir Surya Terbaik

* Jika tanpa tabir surya, kulit berubah merah dan terbakar dalam waktu 10 menit di bawah matahari, maka dibutuhkan sunscreen dengan SPF 20
* Jika memakai SPF 15, daya tahan kulit di bawah sinar matahari berarti 15X10 menit,yaitu 150 menit atau 2-2,5 jam sebelum kulit terbakar.

Jadi intinya semakin tinggi kadar SPF,kulit akan semakin terlindungi.

Memilih SUNSCREEN sesuai warna kulit
* Untuk kulit putih
Kulit putih umumnya lebih tipis dan sedikit memiliki kalenjar minyak sehingga mudah iritasi. Hindari efek warna kemerahan dengan menggunakan sunblock yang mengandung titanium dioxide atau zinc oxide.
Hindari pilihan sunscreen yang mengandung avobenzone atau parsol 1789.
Pilih SPF min 30.
Untuk menghindari garik kerut dan bintik cokelat akibat sinar matahari pada semua jenis kulit (biasana condong ke kulit putih), oleskan produk yg mengandung vit C dan E secara teratur

* Kulit sedang
Gunakan SPF tidak terlalu tinggi (15-20),karena secara alami,kulit lebih gelap mempunya pigmen untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

* Kulit gelap
Kerusakan pada kulit gelap umumnya muncul belakangan.
Tanda-tanda pertama adalah kerusakan kulit akibat produksi sel melamin terlalu banyak atau sedikit,beru bintik putih atau gelap,namun bintik itu dapat dicegah,gunakan sunscreen yang oil free serta produk body lotion pemutih.

MEMILIH SUNSCREEN (TABIR SURYA)
* pilih yang tanpa wewangian
* pilih yang berbentuk gel bagi kulit berminyak,kering dan sensitif
* periksa tanggal kadaluarsa
* gunakan 20-30 menit sebelum keluar rumah
* jika sedang olahraga,oleskan ulang setiam 2 jam sekali.

Terimakasih