~ Source Code Software ~

Source artinya sumber, source code berarti kode sumber, jadi source code adalah kode sumber dari suatu program (dasar atau fondasi program). Pada dasarnya, semua software (program aplikasi) pasti memiliki source code sehingga program itu dapat berjalan atau digunakan.

Ada dua jenis source code, yaitu:

1. Source code yang diberikan kepada public (umum), biasanya secara gratis atau cuma-cuma, dan

2. Source code yang tidak diberikan kepada public (umum).

Source code yang diberikan secara gratis biasanya adalah untuk kepentingan edukasi dan pengembangan program tersebut. Pada hakikatnya, program-program tersebut bersifat non-komersial. Program-program tersebut dapat disebar-luaskan, dibagikan, dicopy, dan dirubah tanpa seizin dari founder/creator (penemu/pencipta) program tersebut.

Sebaliknya, program-program yang source code-nya tidak diberikan secara gratis biasanya bersifat komersial dan tidak boleh sembarang dibagikan, dicopy, dan dirubah tanpa seizin dari founder/creator (penemu/pencipta) program tersebut. Barangsiapa yang dengan sengaja melakukan tindakan seperti membagikan, meng-copy, dan merubah program tersebut tanpa seizin founder/creator (penemu/pencipta) program tersebut maka akan berurusan dengan pihak berwajib (hukum) dan dikenakan sanksi menyangkut pembajakan (piracy).

Beberapa contoh dari program-program dengan source code non-komersial:

1. Linux Ubuntu,

2. Linux Mandrake,

3. Linux RedHat,

4. An’sAV (An’s Anti-Virus / Anti-Virus yang cukup ampuh dalam menangani virus lokal yang dikelola oleh sebuah forum asuhan Anvie, seorang mahasiswa dari Yogyakarta / dapat di download gratis di WWW.ANSAV.COM),

5. Dsb.

Beberapa contoh dari program-program dengan source code komersial:

1. Microsoft Windows XP,

2. Microsoft Windows Vista,

3. Dsb.

Keunggulan dari program-program bersifat open source adalah:

1. Para usernya tidak terlalu dibebani dengan harga suatu program yang begitu mahal,

2. Tidak ada suatu program yang sangat sempurna, karena itu dengan open source maka akan banyak pihak yang ikut turut campur tangan dalam pengembangannya dan membuat program tersebut seiring berjalannya waktu akan semakin baik dan stabil, dan

3. Menambah wawasan dan pengetahuan serta dapat berbagi ilmu dengan sesama programmer.

Kekurangan dari program-program bersifat open source adalah:

1. Biasanya kurang begitu stabil karena founder/creator (penemu/pencipta) program tersebut tidak mencari makan dari hasil penemuannya itu,

2. Seringkali tidak ada yang menghargai jasa-jasa founder/creator (penemu/pencipta) program tersebut dengan cara dikomersialkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan

3. Sering dimanfaatkan untuk tindakan-tindakan yang malah mencelakai founder/creator (penemu/pencipta) atau user-user program tersbut. Contohnya, source code sebuah antivirus dapat digunakan oleh virus-maker (pembuat virus) untuk mencari kelemahan anti-virus tersebut dan kemudian membuat virus yang dapat menembus sistem proteksi dari anti-virus tersebut.

Keunggulan dari program-program bersifat tidak open source / komersial adalah:

1. Biasanya lebih stabil karena founder/creator (penemu/pencipta) program tersebut mencari makan dari hasil penemuannya itu.

Kekurangan dari program-program bersifat tidak open source / komersial adalah:

1. Para usernya agak dibebani dengan harga suatu program yang begitu mahal, dan

2. Seringkali dibajak oleh pihak- pihak yang tidak bertanggung jawab.

Originally Written By: Phanda & Yuli Subandi

4: IGOSSUMMIT 2  Competition

Send Comment @: Phanda08@Yahoo.Com (No Junk Please..)

1 Komentar »

  1. Neo_BeKaBe Berkata:

    Nice blog!
    Keep posting!
    ]*_^[


{ Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini} · { URI Lacak Balik }

Tinggalkan sebuah Komentar